Wellcom

    botom Pictures, Images and Photos

    Bibel tomorow

    comen...

    ShoutMix chat widget

Rabu, 28 Oktober 2009

Boleh Nggak Sih Cewek Nembak Duluan?

Belakangan ini hati Jane sedang berbunga-bunga. Betapa tidak, ia tengah dekat dengan Ricky, cowok gebetannya sejak ia masih duduk di bangku SMP. Namun, Jane juga merasa resah, karena meski mereka sudah dekat dan kerap hang out bareng, Ricky tak kunjung menyatakan perasaannya.

Layaknya cewek-cewek yang sedang jatuh cinta, Jane pun ingin “menaikkan” level hubungannya ke tingkat yang lebih tinggi, dari sahabat menjadi pacar. Tapi, apa yang bisa Jane lakukan jika Ricky tak kunjung “menembaknya”?

Jane pun mulai memikirkan kemungkinan untuk menyatakan isi hatinya terlebih dulu, alias “menembak” lebih dulu. Masalahnya, di Indonesia yang kental dengan budaya timur, “menembak”, meminang atau melamar, identik dengan hak perogratif pria. Artinya, cuma kaum pria yang berhak terlebih dulu menyatakan perasaannya. Benarkah demikian?

Guys, kami percaya, berbicara mengenai menyatakan perasaan hati, maka itu adalah hak semua orang—cewek or cowok—untuk menyatakannya.

Beside, di Alkitab, ada juga kok kisah mengenai wanita yang terlebih dulu menyatakan perasaannya. Simak saja kisah Rut, salah satu wanita yang namanya tercantum dalam silsilah moyang Yesus Kristus.

Alkisah, Elimelekh dan istrinya, Naomi, dan kedua putranya yang berasal dari Betlehem-Yehuda, pergi ke Tanah Moab. Sayangnya, setelah beberapa tahun menetap di Moab, Elimelekh meninggal dunia. Tak lama kemudian, kedua putranya menikah dengan wanita setempat, Rut dan Orpa. Lagi-lagi kemalangan kembali menimpa keluarga ini, di mana kedua anak lelaki Naomi juga meninggal dunia.

Naomi lalu memutuskan kembali menikah dengan lelaki Israel, yang diikuti oleh kedua menantunya. Dalam perjalanan, Orpa mengundurkan diri dan kembali ke Moab, tapi tidak demikian halnya dengan Rut.

Setibanya di Tanah Yehuda, Rut mencari nafkah dengan mengumpulkan bulir-bulir jelai di ladang milik seorang pria asal Betlehem, bernama Boas. Lelaki yang baik hati ini rupanya masih memiliki hubungan kerabat dengan Elimelekh, sehingga menurut tradisi setempat, ia wajib “menebus” Rut. Apalagi, Boas sebelumnya telah bersimpati dengan Rut lantaran ia tetap setia kepada Naomi; rela berkorban meninggalkan meninggalkan tanah kelahirannya untuk mendampingi ibu mertuanya.

Suatu ketika, Naomi meminta Rut untuk meminta “perlindungan” dari Boas dengan cara berbaring di dekat kaki Boas di tempat pembaringannya di pengirikan jelai. Ini adalah cara Rut untuk menyatakan perasaannya atau “meminta” Boas menjadi suaminya. Dan, Rut adalah pihak pertama yang berinisiatif menjalin hubungan itu, bukan Boas.

Guys, khususnya kamu para cewek, melalui kisah tersebut kami ingin mengatakan kepada kalian bahwa it’s okay untuk menyatakan terlebih dulu perasaan kalian. Tapi, ingatlah bahwa kalian hidup di budaya timur yang masih memandang sebelah mata terhadap perempuan yang menyatakan isi hatinya terlebih dulu. Selain itu, make sure kalau kalian sudah siap seandainya cowok yang kamu tembak itu ternyata tidak memiliki perasaan yang sama dengan kamu.

So, are you ready?

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

my home

hai guys...s'lamat datang di rumah g tp maaf kalo msh dlm perbaikan,tlg berikan sarannya

mari.....

my frien's

myspace thingy Pictures, Images and Photos friend\'s extended network Pictures, Images and Photos